Madrid Tidak Membeli Gelandang Baru di Januari 2026. Real Madrid memutuskan untuk tidak merekrut gelandang baru pada bursa transfer Januari 2026. Keputusan ini diambil meski tim sedang menghadapi tantangan di lini tengah setelah kehilangan Toni Kroos dan Luka Modric secara berturut-turut. Pelatih Xabi Alonso sempat meminta penguatan di musim panas lalu, tapi klub lebih memilih menunggu hingga musim panas 2026. Saat ini, skuad mengandalkan pemain seperti Aurelien Tchouameni, Eduardo Camavinga, Federico Valverde, Jude Bellingham, dan Dani Ceballos, yang dianggap cukup untuk menghadapi paruh kedua musim. REVIEW WISATA
Kondisi Lini Tengah Saat Ini: Madrid Tidak Membeli Gelandang Baru di Januari 2026
Lini tengah Real Madrid memang terasa kurang seimbang sejak kepergian dua legenda tersebut. Tidak ada rekrutan gelandang senior sejak Arda Guler dan Jude Bellingham pada 2023. Pemain existing seperti Tchouameni dan Camavinga sering dipaksa bermain di posisi tidak ideal, sementara Bellingham lebih sering maju ke depan. Arda Guler juga mulai dimainkan lebih sentral, tapi belum cukup untuk mengisi kekosongan playmaker deep-lying. Meski begitu, klub yakin kualitas individu para pemain ini mampu menutupi kekurangan sementara. Cedera dan jadwal padat jadi faktor utama, tapi manajemen lebih fokus pada stabilitas daripada belanja panik di Januari.
Alasan Menunda Pembelian: Madrid Tidak Membeli Gelandang Baru di Januari 2026
Klub historically jarang aktif di bursa musim dingin, kecuali ada kesempatan luar biasa. Januari 2026 dipandang bukan waktu tepat untuk investasi besar di gelandang, karena harga pemain cenderung mahal dan adaptasi sulit di tengah musim. Xabi Alonso memang menginginkan profil gelandang pengatur tempo, tapi permintaannya ditolak demi perencanaan jangka panjang. Dana lebih disimpan untuk musim panas, di mana opsi seperti Nico Paz dengan klausul buy-back murah atau talenta lain bisa dieksekusi. Selain itu, absennya Brahim Diaz di Piala Afrika dan pinjamnya Endrick ke klub Prancis tak cukup memaksa klub bergerak, karena hanya keluar tanpa masuk baru.
Rencana untuk Musim Panas 2026
Fokus utama tertuju pada bursa musim panas 2026, di mana Real Madrid sudah menyiapkan beberapa target. Nico Paz menjadi prioritas pertama dengan klausul kembali yang terjangkau, dilihat sebagai solusi kreatif dari akademi sendiri. Nama lain seperti Angelo Stiller, Adam Wharton, atau bahkan opsi bebas kontrak mulai dipantau. Penguatan juga direncanakan di bek tengah, mengingat kontrak beberapa pemain senior habis. Strategi ini bertujuan menyegarkan skuad secara bertahap, tanpa mengganggu keseimbangan finansial saat ini. Keputusan menunggu dianggap bijak untuk menghindari pembelian terburu-buru yang kurang pas.
Kesimpulan
Real Madrid memilih sabar dengan tidak membeli gelandang baru di Januari 2026, meski lini tengah butuh tambahan kreativitas. Kepercayaan pada skuad existing dan perencanaan matang untuk musim panas jadi alasan utama. Langkah ini mencerminkan pendekatan hati-hati di bawah Xabi Alonso, yang lebih mengutamakan stabilitas daripada perubahan mendadak. Penggemar bisa berharap pergerakan signifikan di 2026, terutama dengan kembalinya talenta seperti Nico Paz. Untuk saat ini, tim harus maksimalkan potensi yang ada demi menjaga persaingan di La Liga dan Eropa.