Persita Kalah 0-2, Persija Dominasi Derby Jakarta. Persija Jakarta berhasil mengamankan kemenangan meyakinkan 2-0 atas Persita Tangerang dalam laga Derby Jakarta pekan ke-22 Liga 1 2025/2026 yang berlangsung di Stadion Patriot Candrabhaga, Tangerang, pada Jumat malam, 30 Januari 2026. Macan Kemayoran tampil dominan sepanjang pertandingan, mengendalikan penguasaan bola dan menciptakan peluang lebih banyak, sementara Persita kesulitan membangun serangan balik yang efektif. Kemenangan ini membawa Persija naik ke posisi kelima klasemen dengan 38 poin, sementara Persita tertahan di papan tengah dengan 25 poin setelah menelan kekalahan ketiga beruntun di kandang sendiri. Derby Jakarta edisi kali ini berjalan satu arah—Persija menunjukkan kelas lebih tinggi dalam segala aspek permainan. REVIEW FILM
Alur Pertandingan dan Gol Penentu: Persita Kalah 0-2, Persija Dominasi Derby Jakarta: Persita Kalah 0-2, Persija Dominasi Derby Jakarta
Persita memulai laga dengan cukup berani, mencoba menekan sejak menit awal untuk memanfaatkan dukungan suporter tuan rumah. Namun, pertahanan Persija yang dipimpin Ondrej Kudela dan Rizky Ridho tampil sangat disiplin, membatasi ruang gerak lini depan Persita. Babak pertama berakhir tanpa gol meski kedua tim saling jual beli serangan—Persita punya beberapa peluang lewat tendangan bebas, tapi kiper Andritany Ardhiyasa sigap menepis.
Gol pertama datang di menit ke-53 setelah build-up sabar dari tengah. Bola dikirim ke sisi kanan oleh Resky Fandi, kemudian disilangkan rendah ke kotak penalti. Ryo Matsumura menyambut dengan tendangan first-time keras dan akurat yang tak bisa dijangkau kiper Persita. Skor 1-0 langsung mengubah dinamika: Persita terpaksa membuka permainan, sementara Persija bermain lebih rileks dan memanfaatkan ruang kosong.
Gol kedua lahir di menit ke-78 melalui serangan balik cepat yang khas Persija. Ryo Matsumura merebut bola di lini tengah, menggiring melewati dua pemain, lalu memberikan umpan terobosan sempurna kepada Marko Simic yang berlari tanpa kawalan. Simic dengan tenang menaklukkan kiper satu lawan satu, mengubah skor menjadi 2-0. Persita berusaha mengejar di sisa waktu, tapi lini belakang Persija yang kompak berhasil menjaga clean sheet hingga peluit panjang berbunyi.
Performa Pemain Kunci dan Dominasi Persija: Persita Kalah 0-2, Persija Dominasi Derby Jakarta: Persita Kalah 0-2, Persija Dominasi Derby Jakarta
Ryo Matsumura kembali menjadi bintang malam itu dengan satu gol dan satu assist. Penampilannya menunjukkan visi passing tajam, dribel halus, dan ketenangan di momen krusial. Marko Simic juga tampil efektif di depan, memanfaatkan satu-satunya peluang besarnya menjadi gol—kontribusi yang langsung mengubah peta klasemen. Di lini belakang, duet Ondrej Kudela dan Rizky Ridho memenangkan hampir semua duel udara dan duel satu lawan satu, sementara Andritany Ardhiyasa mencatatkan clean sheet ketiganya musim ini.
Persija unggul dalam hampir semua statistik: penguasaan bola 58%, tembakan ke arah gawang 7-4, dan duel berhasil 62%. Pelatih Thomas Doll berhasil menerapkan taktik pressing selektif yang memaksa Persita banyak melakukan kesalahan passing di area sendiri. Rotasi pemain juga berjalan mulus—masuknya Hanif Sjahbandi di babak kedua menambah energi tanpa mengganggu keseimbangan tim.
Persita, di sisi lain, kesulitan menciptakan peluang bersih meski punya penguasaan di babak pertama. Lini depan mereka kurang tajam, dan pertahanan sering kehilangan posisi saat menghadapi serangan balik cepat Persija. Kekalahan ini menambah tekanan bagi tim yang sedang berjuang mempertahankan posisi aman di papan tengah.
Kesimpulan
Persija Jakarta tampil dominan dalam Derby Jakarta dengan kemenangan 2-0 atas Persita Tangerang, berkat gol Ryo Matsumura dan Marko Simic yang lahir dari eksekusi tajam di babak kedua. Pertandingan ini menunjukkan kekuatan Persija dalam mengendalikan laga, memanfaatkan peluang, dan menjaga soliditas pertahanan. Kemenangan tandang ini bukan hanya menambah poin krusial, tapi juga meningkatkan kepercayaan diri Macan Kemayoran menuju sisa musim Liga 1. Persita harus segera bangkit dari tren negatif mereka agar tidak terus tergelincir. Derby Jakarta edisi kali ini menjadi bukti bahwa Persija masih menjadi tim yang sulit dikalahkan ketika bermain dengan disiplin dan klinis. Liga 1 terus menghadirkan cerita menarik, dan Persija kini berada di posisi yang semakin menguntungkan untuk mengejar zona atas.