Persib Jaga Rekor Apik di Kandang Sendiri Pekan 21. Persib Bandung siap mempertahankan rekor apik di kandang sendiri saat menyambut Persebaya Surabaya pada pekan ke-21 Liga 1 2025/2026, Sabtu malam (14 Februari 2026) di Stadion Gelora Bandung Lautan Api (GBLA). Maung Bandung saat ini memimpin klasemen dengan 45 poin dari 20 pertandingan, unggul 5 poin atas Persija Jakarta di posisi kedua. Rekor kandang Persib musim ini sangat mengesankan: 10 kemenangan dan 1 imbang dari 11 laga di GBLA, dengan selisih gol +24 dan hanya kebobolan rata-rata 0,7 gol per pertandingan. Kemenangan atas Persebaya malam ini akan menjadi kemenangan ke-11 di kandang dan semakin mengokohkan posisi Persib sebagai kandidat juara paling kuat musim ini. BERITA TERKINI
Rekor Kandang dan Momentum Tim: Persib Jaga Rekor Apik di Kandang Sendiri Pekan 21
GBLA memang menjadi benteng terkuat Persib musim ini. Dari 11 laga kandang, mereka hanya sekali kehilangan poin (imbang 1-1 melawan Borneo FC). Atmosfer “Bobotoh” yang terkenal menggelegar sering menjadi faktor penentu, terutama saat tim lawan mulai kehilangan ritme. Bojan Hodak memanfaatkan dukungan suporter dengan strategi pressing tinggi sejak menit awal, membuat lawan sulit membangun serangan.
Di lima laga kandang terakhir, Persib mencetak rata-rata 3,2 gol per pertandingan dan hanya kebobolan 3 gol total. David da Silva (top skor tim dengan 14 gol musim ini), Ciro Alves, dan Tyronne del Pino menjadi trio serang yang sangat mematikan di GBLA. Lini belakang yang dikawal Nick Kuipers dan Rizky Ridho juga tampil solid, dengan clean sheet di 6 dari 11 laga kandang. Momentum ini semakin kuat setelah kemenangan meyakinkan 3–1 atas PSS Sleman dan imbang 1–1 melawan Borneo FC di laga tandang pekan lalu.
Performa Persebaya dan Ancaman: Persib Jaga Rekor Apik di Kandang Sendiri Pekan 21
Persebaya Surabaya datang dengan rekor tandang yang cukup baik musim ini (5 menang, 4 imbang, 5 kalah). Mereka berada di peringkat 5 dengan 37 poin dan masih berpeluang menembus zona empat besar jika bisa mencuri poin di Bandung. Pelatih Paul Munster kemungkinan akan menggunakan formasi 4-3-3 dengan mengandalkan kecepatan Francisco Rivera dan Bruno Matos di sayap, serta lini tengah yang dipimpin gelandang bertahan. Namun Persebaya menghadapi tantangan karena kalah dalam dua dari tiga kunjungan terakhir ke GBLA. Prediksi skor tipis 2–1 atau 3–1 untuk Persib, dengan gol cepat di babak pertama menjadi kunci utama. Persebaya kemungkinan akan bermain bertahan dan mengandalkan counter attack, tapi atmosfer GBLA yang terkenal “mengintimidasi” bisa membuat mereka kesulitan.
Kesimpulan
Laga Persib Bandung vs Persebaya Surabaya di pekan ke-21 Liga 1 malam ini menjadi salah satu pertandingan krusial bagi ambisi Persib mempertahankan posisi puncak klasemen. Dengan rekor kandang yang sangat apik dan momentum positif, Persib punya peluang besar untuk meraih kemenangan dan semakin menjauh dari kejaran tim-tim di bawahnya. Namun Persebaya bukan tim yang mudah dikalahkan—mereka punya kemampuan counter attack yang tajam dan pengalaman bermain di laga besar. Bagi Persib, kemenangan akan menjadi langkah besar menuju gelar Liga 1 pertama sejak 2014, sementara Persebaya butuh poin untuk menjaga asa finis di zona atas. Semua mata tertuju pada GBLA malam ini—pertarungan antara tim yang sedang on fire dan tim tamu yang haus poin. Semoga laga berlangsung menarik, adil, dan penuh semangat sepak bola.