Man City Siap Hadapi Newcastle di Leg Kedua Semifinal. Manchester City memastikan tempat di final Carabao Cup 2025/26 setelah mengalahkan Newcastle United 3-1 pada leg kedua semifinal di Etihad Stadium, Rabu (4/2/2026). Dengan keunggulan 2-0 dari leg pertama di St James’ Park, kemenangan ini membawa City lolos dengan agregat 5-1. City tampil dominan sejak menit awal, mencetak tiga gol dalam 32 menit pertama, dan meski Newcastle mencetak gol hiburan, hasil tersebut sudah cukup untuk membawa The Citizens menghadapi Arsenal di final Wembley pada 22 Maret mendatang. Pertandingan ini menegaskan kembali kekuatan City di kandang sendiri melawan Newcastle yang bertahan sebagai juara bertahan. REVIEW FILM
Konteks Pertandingan dan Persiapan: Man City Siap Hadapi Newcastle di Leg Kedua Semifinal
City datang ke leg kedua dengan modal aman setelah menang 2-0 di leg pertama. Pep Guardiola melakukan rotasi cukup banyak dengan memarkir Erling Haaland di bangku cadangan dan menurunkan Omar Marmoush sebagai ujung tombak. James Trafford kembali mendapat kepercayaan di bawah mistar, sementara Nico O’Reilly dan Tijjani Reijnders mengisi lini tengah. Antoine Semenyo dan Phil Foden juga diturunkan untuk menambah kreativitas.
Newcastle, yang masih membawa status juara bertahan, datang dengan beban harus membalikkan defisit dua gol. Eddie Howe memasukkan Anthony Gordon, Sven Botman, dan beberapa pemain inti lainnya. Namun, rekor buruk mereka di Etihad — kalah 11 kali berturut-turut sebelum pertandingan ini — menjadi tantangan besar. City tampil dengan intensitas tinggi sejak peluit dibunyikan, memanfaatkan kecepatan dan pergerakan cepat Marmoush serta dukungan penuh dari 41.834 penonton.
Jalannya Pertandingan: Man City Siap Hadapi Newcastle di Leg Kedua Semifinal
Babak pertama menjadi milik City sepenuhnya. Pada menit ke-7, Marmoush membuka keunggulan lewat bola pantul dari tackle Dan Burn yang salah arah, melewati Aaron Ramsdale. Dua puluh dua menit kemudian, Marmoush mencetak gol keduanya lewat sundulan menyambut umpan silang yang membentur bek Newcastle. Tiga menit berselang, Reijnders menyelesaikan serangan cepat yang dibangun Semenyo dengan tembakan rendah dari jarak 10 yard, membuat skor 3-0 pada menit ke-32.
Newcastle kesulitan menciptakan peluang bersih. Anthony Gordon terpaksa keluar karena cedera hamstring menjelang turun minum. Di babak kedua, Howe memasukkan Anthony Elanga, Harvey Barnes, dan Yoane Wissa untuk menambah daya gedor. Elanga berhasil mencetak gol hiburan pada menit ke-62 lewat tembakan melengkung setelah melewati satu bek City. Meski Newcastle sempat menciptakan beberapa peluang, termasuk gol yang dianulir karena offside dan sundulan Elanga yang meleset, pertahanan City tetap solid. Guardiola kemudian memasukkan Rodri, Haaland, dan beberapa pemain cadangan untuk mengamankan hasil.
Performa Pemain Kunci dan Analisis
Omar Marmoush menjadi bintang malam itu dengan dua gol cepatnya. Penampilannya penuh energi dan tajam, terutama dalam memanfaatkan ruang yang diberikan Newcastle. Tijjani Reijnders tampil apik dengan satu gol dan kontribusi di lini tengah, sementara James Trafford tampil percaya diri dengan beberapa penyelamatan penting. Phil Foden dan Antoine Semenyo juga memberikan ancaman dari sayap.
Di kubu Newcastle, Elanga menunjukkan semangat tinggi meski hanya mencetak satu gol. Gordon dan Barnes berusaha membangun serangan, tetapi kurang efektif. Secara keseluruhan, City mendominasi penguasaan bola dan peluang, sementara Newcastle kesulitan menembus pertahanan tuan rumah. Kemenangan agregat 5-1 ini semakin memperkuat dominasi City di kompetisi piala domestik di bawah Guardiola.
Kesimpulan
Manchester City sukses melewati ujian leg kedua melawan Newcastle dengan cukup meyakinkan dan melaju ke final Carabao Cup. Kemenangan ini menambah kepercayaan diri skuad Pep Guardiola menjelang jadwal padat di Premier League, termasuk laga krusial melawan Liverpool. Bagi Newcastle, perjalanan mempertahankan gelar juara harus berakhir di semifinal, meski perlawanan mereka patut diapresiasi. Kini fokus City beralih ke final melawan Arsenal — pertarungan menarik antara dua tim papan atas yang diprediksi akan berlangsung sengit di Wembley.