Hasil Akhir Pertandingan Monaco vs PSG. PSG berhasil membalikkan keadaan secara dramatis dengan menang 3-2 atas Monaco dalam leg pertama playoff knockout Liga Champions di Stade Louis II pada 17 Februari 2026, setelah sempat tertinggal dua gol lebih dulu di babak pertama. Pertandingan yang penuh emosi ini dimulai buruk bagi tim tamu ketika Folarin Balogun mencetak dua gol cepat di menit pertama dan ke-18, ditambah kartu merah untuk Aleksandr Golovin di menit ke-22 yang membuat Monaco bermain dengan sepuluh orang. Namun PSG bangkit lewat masuknya Désiré Doué sebagai pengganti yang cedera, di mana pemain muda itu mencetak dua gol dan memberikan satu assist untuk gol penyama dari Achraf Hakimi, menyelesaikan comeback sempurna sebelum akhir babak kedua. Hasil ini memberi PSG keunggulan agregat menuju leg kedua di kandang sendiri, meski Monaco masih punya peluang membalikkan nasib dengan keuntungan bermain di depan suporter sendiri nanti. BERITA TERKINI
Awal Buruk Monaco dan Keunggulan Cepat
Monaco tampil ganas sejak peluit awal, langsung mencetak gol pembuka melalui Balogun yang memanfaatkan kesalahan lini belakang PSG di menit pertama, diikuti gol keduanya di menit ke-18 setelah memanfaatkan umpan terobosan dan finishing dingin. Dominasi awal ini semakin kuat ketika Golovin mendapat kartu merah langsung karena pelanggaran keras terhadap gelandang lawan, membuat Monaco harus bertahan dengan sepuluh orang sepanjang sisa pertandingan. Meski kehilangan pemain, Monaco sempat mengontrol permainan dengan pressing tinggi dan transisi cepat, tapi keunggulan dua gol itu tidak bertahan lama karena PSG mulai menemukan ritme setelah pergantian pemain. Gol pertama PSG di menit ke-29 melalui Doué menjadi titik balik, memaksa Monaco mundur lebih dalam dan kehilangan momentum yang sempat mereka pegang erat di awal laga.
Comeback PSG yang Dipimpin Désiré Doué: Hasil Akhir Pertandingan Monaco vs PSG
Masuknya Doué di menit ke-25 setelah Ousmane Dembélé cedera menjadi kunci utama kebangkitan PSG, di mana pemain berusia 20 tahun itu langsung mengubah dinamika dengan gol penyama kedudukan hanya empat menit kemudian melalui tembakan akurat ke tiang jauh. Ia kemudian memberikan assist brilian untuk gol kedua PSG dari Hakimi di menit ke-45+2, sebelum menyelesaikan hat-trick kontribusinya dengan gol ketiga tim di menit ke-67 lewat tembakan keras ke pojok bawah. Performa Doué tidak hanya soal gol dan assist, tapi juga pressing tanpa henti, penciptaan peluang terbanyak, dan kemampuan memenangkan duel tanah yang membuat lini tengah PSG semakin dominan. Monaco, meski bertahan gigih dengan sepuluh orang, kesulitan menahan serangan balik cepat PSG yang semakin tajam sepanjang babak kedua, akhirnya menyerah pada tekanan konstan dari tim tamu yang tampil lebih klinis di depan gawang.
Tantangan Leg Kedua dan Dampak Hasil Ini: Hasil Akhir Pertandingan Monaco vs PSG
Dengan agregat 3-2 untuk PSG, leg kedua di kandang mereka akan menjadi laga penentu di mana Monaco harus menyerang habis-habisan untuk membalikkan defisit satu gol, sementara PSG bisa bermain lebih sabar dengan keunggulan tersebut. Absennya Golovin karena akumulasi kartu merah kemungkinan besar akan melemahkan lini tengah Monaco, tapi dukungan suporter di kandang bisa menjadi faktor penentu jika mereka mampu mencetak gol cepat. Bagi PSG, hasil ini membuktikan ketangguhan mental tim di bawah tekanan besar, terutama kemampuan bangkit setelah tertinggal dua gol dan kehilangan pemain kunci. Comeback seperti ini juga meningkatkan kepercayaan diri skuad menjelang fase knockout selanjutnya, di mana setiap detail kecil bisa menentukan nasib. Monaco tetap punya peluang nyata jika bisa memanfaatkan kelemahan pertahanan PSG yang sempat terlihat di awal laga, membuat leg kedua diprediksi akan berjalan sengit dan penuh gol.
Kesimpulan
Hasil akhir 3-2 untuk kemenangan PSG atas Monaco di leg pertama playoff knockout Liga Champions menjadi salah satu pertandingan paling dramatis musim ini, di mana comeback dari ketertinggalan dua gol plus kartu merah lawan menunjukkan kualitas dan mentalitas tim tamu. Peran besar Désiré Doué sebagai pengganti yang mengubah segalanya menjadi highlight utama, sementara Monaco harus menyesali peluang emas yang terbuang di awal laga. Keunggulan agregat satu gol memberi PSG posisi lebih nyaman menuju leg kedua, tapi Monaco masih punya harapan besar dengan keuntungan kandang dan semangat balas dendam. Pertandingan ini mengingatkan bahwa di level Eropa, tidak ada yang aman sampai peluit akhir, dan hasil akhir leg pertama hanyalah babak pembuka dari drama yang lebih panjang. Semoga leg kedua menghadirkan sepak bola berkualitas tanpa kontroversi berlebih, dengan kedua tim memberikan yang terbaik untuk merebut tiket babak berikutnya.