Sterling Cari Klub Baru, Siap Main di Mana Saja. Raheem Sterling kini resmi menjadi pemain bebas agen sejak 1 Juli 2026 setelah kontraknya dengan Chelsea habis tanpa perpanjangan. Pemain berusia 31 tahun itu langsung membuka peluang bagi klub mana pun yang tertarik, dengan pernyataan terbarunya di media sosial dan wawancara singkat: “Saya siap bermain di mana saja yang memberi saya kesempatan tampil reguler dan merasakan kompetisi tinggi lagi.” Sterling yang selama tiga setengah musim terakhir di Chelsea lebih banyak jadi pelapis kini ingin kembali jadi pemain utama. Bursa musim panas 2026 langsung ramai dengan nama Sterling sebagai salah satu target utama klub-klub Premier League, Serie A, dan bahkan Saudi Pro League. REVIEW FILM
Karier Sterling di Chelsea dan Alasan Sterling Keluar: Sterling Cari Klub Baru, Siap Main di Mana Saja
Sterling pindah dari Manchester City ke Chelsea pada musim panas 2022 dengan nilai transfer sekitar £47,5 juta plus bonus. Ia datang dengan reputasi sebagai salah satu winger terbaik Premier League, tapi performanya di Stamford Bridge tidak pernah mencapai puncak seperti di City. Musim debut (2022/23) ia mencetak 6 gol dan 4 assist di liga, lalu naik sedikit menjadi 7 gol dan 8 assist pada 2023/24. Musim 2025/26 ini hingga akhir kontrak, Sterling hanya mencatat 4 gol dan 5 assist di Premier League—angka yang jauh di bawah ekspektasi. Cedera hamstring berulang, persaingan ketat dengan Noni Madueke, Pedro Neto, dan Mykhailo Mudryk, serta perubahan taktik Enzo Maresca membuat menit bermainnya terbatas. Sterling sering dicadangkan atau dimainkan di posisi yang kurang ideal, sehingga akhirnya kedua pihak sepakat berpisah tanpa drama. Chelsea tidak lagi melihatnya sebagai prioritas utama, sementara Sterling ingin tantangan baru di usia yang masih produktif.
Klub yang Berminat dan Tawaran yang Masuk ke Sterling: Sterling Cari Klub Baru, Siap Main di Mana Saja
Beberapa klub langsung dikaitkan dengan Sterling sejak status bebas agen dikonfirmasi. Di Premier League, Newcastle United dan West Ham United disebut paling agresif. Newcastle menawarkan kontrak tiga tahun dengan gaji bersih sekitar £150–170 ribu per minggu, sementara West Ham siap memberikan peran utama di sayap kanan atau kiri di bawah Julen Lopetegui. Di luar Inggris, Fenerbahce dan Galatasaray dari Süper Lig Turki menawarkan gaji lebih tinggi (£180–220 ribu per minggu) dengan proyek ambisius di Liga Champions. Klub Saudi seperti Al-Hilal dan Al-Nassr juga masuk daftar dengan paket gaji fantastis hingga £250 ribu per minggu plus bonus besar, meski Sterling disebut lebih memprioritaskan liga kompetitif Eropa. AC Milan dan Borussia Dortmund juga memantau situasi, tapi tawaran mereka belum seagresif klub-klub di atas. Sterling sendiri menyatakan siap bermain di mana saja selama ada jaminan menit bermain dan proyek yang menantang.
Reaksi Publik dan Prospek Sterling
Pengumuman ini langsung memicu reaksi beragam. Suporter Chelsea sebagian besar menerima keputusan karena merasa Sterling sudah memberikan kontribusi maksimal meski tidak selalu konsisten. Banyak yang berharap ia menemukan klub di mana ia bisa kembali jadi pemain utama dan mengembalikan performa terbaiknya. Di kalangan penggemar Inggris, ada kekhawatiran bahwa Sterling akan memilih liga yang kurang kompetitif seperti Turki atau Saudi, tapi banyak juga yang yakin ia masih punya level untuk bermain di top 5 liga Eropa. Bagi Sterling, status bebas agen memberi keuntungan besar: ia bisa menegosiasikan gaji tinggi dan bonus signing-on tanpa klub lama mendapat bagian. Usianya yang sudah 31 tahun membuatnya harus memilih klub yang memberikan menit bermain reguler jika ingin memperpanjang karier di level tinggi.
Kesimpulan
Raheem Sterling resmi menjadi pemain bebas agen mulai musim panas 2026 setelah kontraknya dengan Chelsea berakhir. Keputusan berpisah secara damai ini memberi Sterling kebebasan penuh untuk memilih klub berikutnya, sementara Chelsea bisa menghemat gaji dan mengalihkan dana ke target lain. Dengan tawaran dari Newcastle, West Ham, Fenerbahce, Galatasaray, dan klub Saudi yang sudah bermunculan, masa depan Sterling masih sangat terbuka. Ia tetap punya kualitas kelas dunia di usia 31 tahun—kecepatan, dribel, dan pengalaman di Premier League serta Liga Champions. Bursa musim panas 2026 berpotensi jadi salah satu yang paling menarik untuk Sterling, dan dunia sepak bola sedang menunggu langkah selanjutnya dari sang pemain. Semoga ia menemukan klub yang tepat untuk menutup kariernya dengan indah.